Pernyataan mengejutkan datang dari Hideaki Tsuburaya, cucu dari pencipta Ultraman, yang juga pernah menjabat sebagai President Tsuburaya Pro. Pada 25 Mei kemarin saat menjadi pembicara di “Japan Society for Studies in Cartoon and Comics,” ia mengatakan dengan permasalahan hak cipta yang masih membelit dan keharusan menjual kartu dan mainan, Ultraman sudah kehilangan semangat aslinya.

Brand yang dimiliki oleh Tsuburaya Pro, sejak tahun 2007 memang sudah tidak lagi dimiliki oleh keluarga Tsuburaya. Saat ini, 51% sahamnya dimiliki oleh Fields (produsen Pachinko) dan 49% milik Bandai. Keluarga Tsuburaya juga sudah tidak ada lagi di kepengurusan Tsuburaya Production.

Baru-baru ini, mantan Presiden Tsuburaya periode 2004-2005, yang juga merupakan cucu dari Eiji Tsuburaya mengatakan kalau Ultraman yang sekarang bukanlah Ultaman. Karena sudah kehilangan semangat awalnya dan lebih mementingkan penjualan kartu dan mainan.

Hideki Tsuburaya juga meragukan kalau serial-serial baru ini akan sukses di seluruh dunia dengan semua masalah hak cipta yang masih terus berjalan. Karena walaupun dikabarkan menang di persidangan Amerika, hak ciptanya masih bermasalah di China dan Jepang. Yup, bahkan Jepang masih menganggap dokumen perjanjian dengan pihak Thailand merupakan bukti otentik kepemilikan hak cipta Ultraman di luar Jepang.

Uniknya, sebagai keturunan Tsuburaya, Hideki seakan berpihak pada UM Corporation, perusahaan Jepang yang mendukung pihak Thailand atas kepemilikan 10 karakter pertama Ultraman di luar Jepang. Hideki mengatakan jalan terbaik adalah rekonsiliasi, bukan dengan saling menggugat.

Bisa jadi pernyataan Hideki ini mewakili kepentingan UM Corporation untuk melemahkan semangat Tsuburaya yang sedang giat-giatnya memasarkan karakter manusia raksasa ini ke seluruh dunia.

Karena menurut logika saja, kalau biaya per episodenya mencapai 30juta Yen (sekitar 3,8 Milyar Rupiah), tanpa ada upaya menjual mainan, gimana caranya karakter ini bisa terus eksis seperti Kamen Rider dan Super Sentai ya? Apalagi sejak 10 tahun lalu, serial ini belum sanggup memproduksi kembali serial yang tayang penuh selama satu tahun.

Gimana nih menurutmu? Masa keluarga pencipta Ultraman tidak mendukung perkembangan Ultraman yang sekarang?

Sumber: HuffingtonPost Japan